Cara Setting VPS Untuk Laravel – Ahmad Rosid –

Tulisan ini saya buat untuk dokumentasi pribadi, akan tetapi mungkin bisa temen — teman gunakan sebagai bahan bacaan yang baru belajar mendeploy project laravel ke server vps. Dan berikut ini langkah — langkah yang perlu kamu kerjakan untuk setting vps yang mungkin masih baru dan fresh. Disini saya menggunakan ubuntu sebagai sistem operasi dari vps yang akan di setting.

Update and Upgrade Packages

Yang pertama untuk memastikan kita menggunakan package yang terbaru dan terupdate silahkan jalankan perintah berikut ini :

apt-get update // mengupdate list package terbaru
apt-get upgrade // menginstall package yang sudah di update

Disini saya menggunakan ubuntu 16 untuk sistem operasi vps nya. Jika kamu ingin mengetahui berapa versi ubuntu yang kamu gunakan silahkan jalankan perintah berikut ini :

lsb_release -a
# Ini contoh hasilnya
Distributor ID: Ubuntu
Description: Ubuntu 16.04.4 LTS
Release: 16.04
Codename: xenial

Install Nginx

Disini kita akan menggunakan nginx sebagai web server nya. Untuk menginstall nginx jalankan perintah berikut ini :

apt install nginx

Disini saya menggunakan nginx version 1.10.3 kalau kamu ingin tahu berapa versi nginx yang di pakai silahkan jalankan perintah berikut ini.

nginx -v
# Contoh hasilnya
nginx version: nginx/1.10.3 (Ubuntu)

Secara otomatis nginx yang sudah kita install akan dijalankan servicenya dan ketika kita akses ip dari vps yang sedang kita buat maka akan muncul tampilan nginx seperti ini di browser.

Nginx Home Page

Install PHP

Karna server ini akan kita gunakan untuk project laravel maka kita perlu menginstall php. Dan disini saya akan menginstall php versi 7.2.

sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php
apt-get update
apt install php7.2

Untuk mengetahui apakah php sudah terinstall dengan baik dan bisa dijalankan maka coba jalankan perintah berikut ini :

php -v
# Contoh hasil nya
PHP 7.2.4-1+ubuntu16.04.1+deb.sury.org+1 (cli) (built: Apr  5 2018 08:53:57) ( NTS )
Copyright (c) 1997-2018 The PHP Group
Zend Engine v3.2.0, Copyright (c) 1998-2018 Zend Technologies
with Zend OPcache v7.2.4-1+ubuntu16.04.1+deb.sury.org+1, Copyright (c) 1999-2018, by Zend Technologies

Instal Composer

Salah satu yang tidak boleh ketinggalan adalah composer untuk kita gunakan sebagai dependency management untuk project php kita. Maka silahkan install composer dengan perintah berikut ini.

apt install composer

Sudah selesai install jangan lupa untuk mengecek apakah sudah berhasil dijalankan dengan cara berikut ini :

composer --version
# Contoh Hasilnya
Composer version @package_br[email protected] (1.0.0-beta2) 2016-03-27 16:00:34

Install MYSQL

Disini saya menggunakan database mysql untuk database yang akan digunakan oleh web yang akan saya taruh di server ini. Maka silahkan install mysql dengan cara berikut ini.

apt install mysql-server

Pada saat proses installasi maka nanti kita perlu mengisikan pasword untuk database kita maka silahkan isikan password sesuai keinginan kamu. Lalu cek apakah mysql sudah terinstall

mysql --version
# Hasinya

mysql Ver 14.14 Distrib 5.7.21, for Linux (x86_64) using EditLine wrapper

Install Git

Disini untuk mengurusi depolyment kita akan menggunakan git sebagai tools nya. Untuk install git sialhakan jalankan perintah berikut ini.

apt install git

Kadang git ini sudah include di osnya jika kamu pakai vps dari digital ocean.

Setting Direktory Project

Sekarang kita akan setting direktory yang akan kita gunakan sebagai tempat untuk project dari web yang akan kita deploy.

mkdir /server
cd server/
# Digunakan untuk project web kita
mkdir project
# Digunakan untuk menginstall phpmyadmin
mkdir phpmyadmin
# Digunakan untuk menyimpan configurasi nginx
mkdir nginx

Install phpmyadmin

Disini kita akan menggunakan php myadmin untuk mengurusi administrasi database. Jalankan peritah berikut ini.

cd /server/phpmyadmin
git clone https://github.com/phpmyadmin/phpmyadmin
cd phpmyadmin
composer install

Jika ada error install beberapa extensi php berikut ini

apt install php7.2-mysqlnd
apt install php7.2-mbstring
apt install php7.2-curl
apt install php7.2-zip

Setup nginx config directory

Selanjutnya kita perlu mengatus folder configurasi nginx untuk web yang akan kita deploy.

cd /etc/nginx/
nano nginx.conf
Tambahkan ini dibawah Virtual Host Configs
# Web nginx config
include /server/nginx-config/*.conf;

Sekarang kita buat file configurasi untuk phpmyadminya, pertama masuk ke directory konfigurasi nginx nya.

cd /server/nginx-config/

Sekarang buat file nginx config untuk phpmyadmin dan simpan dengan nama file phpmyadmin.conf.

server {
listen 8082;
    root /server/phpmyadmin/phpmyadmin;
    index index.php index.html index.htm;
server_name localhost; # localhost bisa kamu ganti dengan nama domain web kamu
    location / {
try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;
}
    location ~ \.php$ {
try_files $uri =404;
fastcgi_split_path_info ^(.+\.php)(/.+)$;
fastcgi_pass unix:/var/run/php/php7.2-fpm.sock;
fastcgi_index index.php;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
}
}

Sekarang kita restart service nginx dengan menjalankan perintah beriku ini.

sudo service nginx restart

Dan sekarang kita coba buka phpmyadmin kita di browser apakah sudah berjalan atau belum. Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti ini. jangan lupa untuk membuka alamat ip kamu lalu di tambahkan port nya misalkan 192.x.x.x:8082

phpmyadmin berhasil diinstall

Test create laravel project.

Nah sekarang kita sudah berhasil menyiapkan semuanya dari php, mysql dan nginx maka selanjtunya kita akan coba membuat test project apakah laravel bisa dijalankan pada server kita.

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel blog

Jika sudah kita perlu copy folder env

cp .env.example .env

Selanjutnya generate key

php artisan kay:generate

Selanjutnya beri permission untuk beberapa folder project nya

chmod -R 7777 storage boostrap/cache

Selanjutnya kita buat configurasi file nya di folder nginx-config.

server {
listen 8081;
root /server/project/blog/public;
index index.php index.html index.htm;
server_name localhost; # localhost bisa kamu ganti dengan nama domain web kamu
location / {
try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;
}
location ~ \.php$ {
try_files $uri =404;
fastcgi_split_path_info ^(.+\.php)(/.+)$;
fastcgi_pass unix:/var/run/php/php7.2-fpm.sock;
fastcgi_index index.php;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
}
}

Dan sekarang coba buka 192.xxx:8081 sesuaikan dengan ip dari vps kamu jika sudah berhasil maka akan muncul halaman web seperti ini.

laravel berhasil di install

Sampai disini kita sudah selesai mengkonfigurasi server kita. Jika kamu ingin menambahkan project baru, kamu hanya perlu menambahkan nya di folder /server/project dan menambahkan konfigurasi nginx nya pada folder /server/nginx-config.

Untuk membuat konfigurasi nginx kamu hanya perlu merubah portnya dan direktory nya saja. Misalanya seperti berkut ini.


Pada contoh web blog direktori dan port nya seperti ini
listen 8081;
root /server/project/blog/public;
Kalau kamu mau ganti silahkan ganti folder blog itu dengan folder prooject baru kamu seperti ini.
listent 8000;
root /server/project/nama-foldernya/public;

Dan mungkin sampai disini saja tutorial kali ini, mudah — mudahan bisa membantu kamu yang baru saja belajar deploy web yang sedang kamu buat ke server vps kamu.

Silahkan berkomentar dibawah kalau kamu mengalami error dan jangan lupa untuk membagikan tutorial ini ke teman — teman kamu ya.

0 Comment

NO COMMENTS

Comments are closed.